Senin, 05 Juni 2017

Materi IPA Kelas V SD/MI

Kompetensi Dasar 3.5 Mendeskripsikan siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan hidup makhluk hidup
Indikator:

  • 3.5.1 Siswa mampu menjelaskan daur air dan kegunaannya dengan baik secara berkelompok
  • 3.5.2 Siswa mampu menjelaskan pengaruh kegiatan manusia terhadap daur air serta cara menghematnya dengan baik secara individu
  • 3.5.3 Siswa mampu menjelaskan mengenai peristiwa alam yang terjadi di Indonesia dengan baik secara berkelompok

Daur Air dan Peristiwa Alam
A. DAUR AIR

          Kita tidak dapat hidup tanpa air. Setiap hari kita menggunakan air untuk berbagai kebutuhan. Apa saja kah itu ?

  1. Kegunaan Air
   
       Setelah bangun tidur di pagi hari, kamu mandi. Sebelum berangkat ke sekolah, kamu makan dan minum. Jika tanganmu kotor, kamu mencuci tangan. Lihatlah, kamu selalu membutuhkan dan menggunakan air.
       Saat baju dan peralatan makan menjadi kotor, orang mencucinya. Saat lantai kotor, orang mengepelnya. Lihatlah, air digunakan sebagai alat pembersih.
       Pernahkah kamu menyaksikan orang sedang melakukan olahraga arung jeram, bermain ski air dan berselancar? jadi, air digunakan pula sebagai sarana olahraga.


2. Daur Air
     Seperti udara, air juga tidak akan habis. Air selalu ada di bumi karena mengalami daur (siklus). Daur adalah perubahan-perubahan yang terjadi secara berulang dalam suatu pola tertentu. Jadi, daur air adalah perubahan yang terjadi pada air secara berulang dalam suatu pola tertentu. perhatikan daur air pada gambar berikut 

   Air yang ada di permukaan bumi mengalami penguapan, yaitu berubah menjadi uap air. Penguapan air terjadi karena air terkena panas matahari. Uap air naik ketempat tinggi dan dingin. Akibatnya, uap air mengembun hingga membentuk butiran air. Butiran-butiran air yang jumlahnya sangat banyak ini membentuk awan. Di tempat yang amat tinggi dan dingin, butiran air dapat membeku. Jika butiran air atau es di awan cukup besar, butiran dapat jatuh ketanah sebagai hujan. Biasanya butiran es sudah berubah menjadi air saat bersentuhan dengan udara lebih panas di bawahnya.
   Air hujan kembali mengisi permukaan bumi sebagai sungai, laut, dan lain-lain. Dari sini, daur air mengulangi lagi tahap yang telah dijalaninya. Demikian seterusnya hingga bumi tidak pernah kering.

      3. Pengaruh Kegiatan Manusia terhadap Daur Air
 
 Air hujan dapat membersihkan udara secara alami. Perhatikanlah, sehabis hujan biasanya udara terasa lebih bersih dan segar.
  Akan tetapi, air hujan ternyata dapat mengakibatkan kerusakan.Seperti hujan asam. Hujan asam dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan, tumbuhan, dan hewan yang dikenainya. Hujan asam terjadi karena uap air dan gas-gas lain di udara bercampur dengan gas-gas beracun membentuk asam. Gas-gas beracun ini dikeluarkan sebagai gas buangan dari bahan bakar kendaraan bermotor dan pabrik. Jadi, kegiatan manusia sangat berpengaruh terhadap berjalannya daur air. Oleh karena itu, untuk mengurangi dan mencegah terjadinya hujan asam, kita harus mengurangi pelepasan gas-gas beracun ke udara.

 Selain itu, pabrik-pabrik juga dapat mencemari air secara langsung, yaitu melalui pembuangan air limbah. Tidak seddikit pabrik yang tidak memiliki instalasi pengolahan limbah. Air limbah sisa proses dari pabrik langsung dibuang kesungai. Akibatnya air menjadi tercemar. Limbah pabrik juga mengganggu keseimbangan alam karena air yang tercemar dapat membunuh tumbuhan dan hewan.
   Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan bahan bakar fosil (minyak tanah, bensin, batu bara). Namun demikian, bahan bakar ini menimbulkan polusi. Untuk mengatasi hal itu, para ahli melakukan berbagai penelitian agar dapat menemukan energi pengganti bahan bakar fosil yang tidak menyebabkan polusi. Salah satu hasil penelitian mereka membuktikan bahwa energi yang diperoleh dari sinar matahari tidak menyebabkan polusi. Energi sinar matahari dikumpulkan dalam sel surya untuk diubah menjadi listrik. Energi sinar matahari tidak membuang gas apa pun ke udara sehingga tidak menyebabkan polusi.

   4. Mengemat Air
       Persediaan air bersih semakin berkurang karena pencemaran. Oleh karena itu, selain mengurangi atau menghilangkan pencemaran, kita juga harus menghemat air bersih dengan cara-cara sederhana sebagai berikut .
 a. Tutuplah keran air setelah menggunakannya
 b. Usahakan mencuci pakaian setelah mencapai jumlah banyak.
 c. Gunakan air bekas mencuci beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.
 d. Usahakan tidak mencuci kendaraan setiap hari.



 B. PERISTIWA ALAM DI INDONESIA

   Secara alami, alam selalu aktif melaakukan aktivitas. Alam memang mempunyai kekuatan lebih dahsyat dari pada makhluk hidup.
  Peristiwa alam membawa dampak bagi kehidupan makhluk hidup dan lingkungan.
 a. Gempa bumi mengakibatkan bangunan roboh , tanah terbelah dan makhluk hidup menjadi korban


b. Gunung meletus mengakibatkan kerusakan cukup parah. Gunung meletus sering disertai gempa bumi.
c. Banjir dapat disebabkan oleh berbagai hal. Banjir diawali dengan curah hujan yang sangat besar.   Seringkali sungai tidak mampu menampung air hujan sehingga air meluap menjadi banjir.
d. Tanah longsor sering kali diawali dengan hujan deras. Akibat penggundulan hutan, tanah tidak sanggup menahan terjangan air.
e. Topan badai ditimbulkan oleh angin kencang yang terjadi bersama-sama dengan hujan.
 Peristiwa alam tersebut tidak dapat kita cegah, namun demikian, ada peristiwa alam yang dapat kita cegah yaitu banjir dan tanah longsor.Usaha yang dapat kita lakukan antara lain

 a. Selalu membuang sampah di tempatnya.
 b.Tidak mendirikan bangunan disepanjang tepi sungai.
 c. Melakukan penanaman pohon, khususnya di lereng bukit atau lahan miring lainnya.


Sumber: Haryanto, Buku Sains untuk SD Kelas V, Jakarta: Erlangga,2004.

Materi IPA Kelas IV SD/MI

Kompetensi Dasar 3.2 Mendeskripsikan daur hidup beberapa jenis mahkluk hidup
Indikator: 

  • 3.2.1 Siswa mampu menjelaskan bagaimana  proses metamorfosis sempurna hewan dengan baik dengan dibantu oleh guru.
  • 3.2.2 Siswa mampu menjelaskan bagaimana  proses metamorfosis tidak sempurna hewan dengan baik dengan dibantu oleh guru.

A. Daur Hidup Hewan

Dalam pertumbuhan dan perkembangannya, ada mahluk hidup yang tidak mengalami perubahan wujud, ada pula yang mengalami perubahan wujud. Perubahan wujud mahluk hidup dalam pertumbuhan dan perkembangannya disebut metamorfosis.
Metamorfosis dibedakan menjadi dua sebagai berikut :
Metamorfosis sempurna, artinya bentuk sebelum dewasa dan sesudah dewasa berbeda. Misalnya kupu-kupu, lalat, nyamuk dan katak.
Metamorfosis tidak sempurna, artinya bentuk sebelum dewasa dan sesudah dewasa sama. Misalnya belalang, laron.

1) Daur Hidup Kupu-Kupu


Gb.1 Metamorfosis pada kupu-kupu

Kupu-kupu bertelur. Kupu-kupu sering bertelur di daun atau kulit pohon.
Telur kupu-kupu menetas menjadi ulat. Selama menjadi ulat, kerjanya hanya makan daun-daunan.
Ulat kemudian berubah menjadi kepompong. Kepompong merupakan masa diam, yaitu tidak makan dan tidak bergerak.
Akhinya kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu. Kupu-kupu dapat membantu penyerbukan pada bunga.
Jadi daur hidup kupu-kupu dapat ditulis sebagai berikut :
Telur - ulat - kepompong - kupu-kupu.

 

(c)2009 UK's Notes. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger